Kasih...
Hariku hampa
Masaku sepi
Dentang jam-pun tak
bermakna
Tanpa hadirmu di sisi
Waktu-waktu kulalui
Dalam kehampaan
Dalam kesunyian
Kerinduan yang merajam
Waktu terasa berhenti
Hari seakan tak mau
berganti
Karena dirimu tiada
menemani
Ku harap dan berdo’a
Dengan sepenuh hati
Pada Tuhan Illahi Rabbi
Agar kau hadir menemani
Diriku yang dilanda
kerinduan
Kerinduan yang mendalam
Kerinduan yang menyayat
hati
Kau teramat berarti
bagiku
Kau pelipur laraku
Kau pelita hatiku
Obat
dari kehampaan
Kudambakan kau selalu
Untuk berada di sisiku
Menantimu, menyandingmu
Dalam kesendirianku
Tapi kau menghilang
Tiada menampakkan diri
Hingga aku berucap dalam
hati.
“Sudah, pergilah!
Jangan kembali”.







0 komentar:
Post a Comment