Dulu kau kuanggap musuhku
Bahkan memandangmupun aku tak mau
Tapi kenapa aku bisa suka
Hingga aku tergila-gila
Pernah kubuka
hatiku
Tapi kau enggan
menerimaku
Terkadang aku
ingin marah
Tapi kepada siapa
aku marah
Sering aku merenung sendiri
Kebapa cepat roda berputar
Yang benci menjadi dambatan hati
Tapi ku tetap menunggu dan sabar
Terkadang ingin
menangis
Menangisi hati
yang kian terkikis
Sampai kapan aku
kan menanti
Menanti sang
dambatan hati
Ya Tuhanku, bukalah pintu hatinya
untukku
Agar aku dapat masuk dan bersemayam
Agar tidak terus terbelenggu
Dalam kesedihan dan kesepian







0 komentar:
Post a Comment